Tuesday, December 27, 2011

Dear My Lovely "Ayah" and "Bunda"

Kau tak pernah meminta apapun dari ku
Kau hanya inginkan ku tumbuh menjadi anak yang bertanggung jawab akan semua hal yang aku perbuat
Selama ini, semua hal yang aku inginkan, pasti kau usahakan ada untuk ku
Semua yang aku lakukan, walau terkadang salah, selalu kau maklumi
Aku sayang kau, Bunda dan Ayah ...


Bunda, terimakasih atas kasih dan sayang mu yang tak pernah pudar
Bunda, lembut belai mu telah membimbing ku dalam kerasnya hidup ini
Bunda, perhatian dan cinta mu tak ternilai harganya dan mungkin semua yang aku punya tidak cukup untuk membalasnya
Bunda, kau tetaplah lilin kecil dihati ku yang selalu memberikan sinar ketika jalan yang aku tempuh mulai gelap
Bunda, kau tetaplah setitik air yang selalu membuat ku bertahan hidup disaat aku lemah
Bunda, kau tetaplah harta ku yang tak ternilai harganya yang aku miliki


Ayah, terimakasih atas kasih dan sayang mu yang tiada hentinya mengiringi langkah ku
Ayah, terimakasih selalu mendukung semua yang aku lakukan
Ayah, kau bukan hanya pahlawan di keluarga kecil kita, namun engkau juga pahlawan ku yang selalu berusaha melindungiku dari kejamnya kenyataan di dunia
Ayah, walau terkadang semua pengarahan mu terasa begitu keras dan menohok, tapi hal itu membuat aku sadar dan belajar untuk lebih dewasa dan lebih baik lagi
Ayah, maaf kan aku, selama ini aku terkadang hanya bisa membuat hati ayah luka dan pilu karena kekhawatiran akan sikap dan tingkah ku
Ayah, maaf kan aku, mungkin mulut ini pernah menyakiti hati kecil mu
Ayah, kau tetaplah harta ku yang tak ternilai harganya


Ayah Bunda terkasih,
Maaf aku belum bisa menjadi anak yang baik
Maaf aku belum bisa bahagiakan kalian
Maaf aku masih berlindung di belakang kalian


Ya Allah, terimakasih
Terimakasih telah menitipkan aku pada Bunda dan Ayah yang sangat sayang pada ku
Terimakasih telah menjaga kedua malaikat ku, Ayah dan Bunda 
Terimakasih telah memberikan rezeqi berlimpah pada keluarga kecil kami
Terimakasih telah memberikan kesehatan pada Ayah dan Bunda
Semoga aku sempat membahagiakan mereka sebelum Kau memanggilnya di Sisi Mu
Semoga aku sempat membalas beberapa kasih sayang mereka, karena aku tau semua yang aku miliki tidak akan cukup untuk membalasnya


Aku cinta kalian, Ayah Bunda 
Hanya coretan kecil ini yang bisa aku persembahkan untuk kalian
Betapa hati ini gusar selama ini belum bisa menjadi "seseorang" yang besar untuk kalian
Betapa besar rasa cinta dan sayang ku miliki untuk kalian

Friday, December 2, 2011

Pantaskah ...

Memandang dirimu, membuat ku menggila
Memikirkan mu, mebuat ku tak enak tidur
Merindukan mu, membuat aku terbunuh


Lihat lah aku, disini dengan egoku
Memimpikan mu untuk mecintai ku
Dapatkah aku memiliki hati mu
Hingga akhir usia ku


oh cinta, mengapa ku seperti ini
Selalu bermimpi tentang dirinya
Selalu tergila padanya


Pantaskah aku cintai mu
Seorang yang getarkan hati ku
Pantaskah aku si upik abu
Dapatkan pangeran seperti mu