Sendiri disini
Seakan merasa mati
Mencoba lalui
Apa yang terjadi
Ku bertanya
Akan kah semua berakhir indah
Hingga ku sadari
Kau ternyata tak ada disisi
sekian lama, aku menanti
Akan kah semua jadi pasti
Bilakah nanti, Aku tersadar
Akan kah dirimu kan jadi milik ku
Aku disini menanti mu
Walau ku tak tau
Kapan ku kembali bersama rasa itu
Rasa cinta untuk ku
Saturday, November 28, 2009
Thursday, November 26, 2009
Lelah ...
Setelah semua terasa jelas
Aku yang tak bisa palingkan hati darimu
Aku yang mencoba setiakan cinta
namun lihatlah sekarang
aku yang selalu merindukan mu
dalam setiap lagkah ku
dalam setiap hembusan nafasku
namun ada kah rasa itu untuk ku
Aku mulai lelah dengan semua pemikiranmu
Yang selalu saja membuat ku terbunuh sepi
Aku t’lah lelah merasakan sepi ku
Saat ku menanti jawaban yang aku cari
Aku lelah ...
Aku sendiri ...
Aku mencoba, ikhlaskan mu dengan yang lain
Karena aku t’lah lelah
Mungkin lebih baik aku sendiri
Aku yang tak bisa palingkan hati darimu
Aku yang mencoba setiakan cinta
namun lihatlah sekarang
aku yang selalu merindukan mu
dalam setiap lagkah ku
dalam setiap hembusan nafasku
namun ada kah rasa itu untuk ku
Aku mulai lelah dengan semua pemikiranmu
Yang selalu saja membuat ku terbunuh sepi
Aku t’lah lelah merasakan sepi ku
Saat ku menanti jawaban yang aku cari
Aku lelah ...
Aku sendiri ...
Aku mencoba, ikhlaskan mu dengan yang lain
Karena aku t’lah lelah
Mungkin lebih baik aku sendiri
Saturday, August 22, 2009
Special : Remember "Allah"
saat aku merenungi sesal ku
sujud ku tertunduk malu pada Mu
dosa t'lah banyak aku perbuat
dalam setiap detak jantung
dalam setiap aliran darah
dalam setiap detik waktu
dalam setiap langkah
dalam setiap hembusan nafas
aku selau bertanya, apa yang mungkin terjadi esok hari
apa yang mungkin akan ku temui nanti
bahkan akan jadi apa kelak ku nanti
namun, bibir ini seolah enggan mengucap syukur atas apa yang ku dapati
hanya keluh yang terus ku utarakan
hanya rasa kurang beruntung yang ku rasakan
padahal di luar sana masih banyak yang lebih menderita selain aku
cobaan datang silih berganti
mendera diri tiada henti, ah itu cuma perasaan ku
karena sebenarnya, Kau tak mungkin megujiku diluar batas kemampuan ku
Kau yang sebenarnya maha tau atas kondisi ku dari aku di dalam perut ibu ku hingga aku dewasa ini
kau juga tau dosa dan salah apa yang telah ku perbuat yang tak seorangpun mengetahuinya
namun mengapa selama ini tak ada sedikitpun rasa malu ku pada Mu
aku hanya berlenggang maju kedepan seolah tak ada yang terjadi di belakang sana
masa bodoh dengan dosa yang telah ku perbuat
gak mau tau atas salah yang pernah ku lakukan
namun, Kau terus ada dalam setiap langkah ku
Kau yang selalu ada saat aku butuh
Kau yang selalu ada saat ku terjatuh
Kau yang selalu ada saat ku benar- benar merasa sendiri
Kau yang selau bisa membuat ku lebih berarti
namun, saat aku bahagia
saat aku tertawa
saat aku mendapatkan nikmat yang berlimpah
saat itu aku melupakan Mu
saat itu pula aku tak ucapkan syukur pada Mu
Tuhan, aku merasa hina atas semua yang ku lakukan
Tuhan, aku merasa sanggat berdosa atas semua yang ku perbuat
Tuhan, aku t'lah lupa pada Mu saat aku mendapatkan bahagia ku
namun Tuhan, Kau tak pernah marah
Kau selalu mengampuni semua dosa yang telah ku perbuat
Tuhan, aku cinta pada Mu
* dedicated for my lovely mom n' my father that always give me a support n' always remember me to pray to God *
^^,
sujud ku tertunduk malu pada Mu
dosa t'lah banyak aku perbuat
dalam setiap detak jantung
dalam setiap aliran darah
dalam setiap detik waktu
dalam setiap langkah
dalam setiap hembusan nafas
aku selau bertanya, apa yang mungkin terjadi esok hari
apa yang mungkin akan ku temui nanti
bahkan akan jadi apa kelak ku nanti
namun, bibir ini seolah enggan mengucap syukur atas apa yang ku dapati
hanya keluh yang terus ku utarakan
hanya rasa kurang beruntung yang ku rasakan
padahal di luar sana masih banyak yang lebih menderita selain aku
cobaan datang silih berganti
mendera diri tiada henti, ah itu cuma perasaan ku
karena sebenarnya, Kau tak mungkin megujiku diluar batas kemampuan ku
Kau yang sebenarnya maha tau atas kondisi ku dari aku di dalam perut ibu ku hingga aku dewasa ini
kau juga tau dosa dan salah apa yang telah ku perbuat yang tak seorangpun mengetahuinya
namun mengapa selama ini tak ada sedikitpun rasa malu ku pada Mu
aku hanya berlenggang maju kedepan seolah tak ada yang terjadi di belakang sana
masa bodoh dengan dosa yang telah ku perbuat
gak mau tau atas salah yang pernah ku lakukan
namun, Kau terus ada dalam setiap langkah ku
Kau yang selalu ada saat aku butuh
Kau yang selalu ada saat ku terjatuh
Kau yang selalu ada saat ku benar- benar merasa sendiri
Kau yang selau bisa membuat ku lebih berarti
namun, saat aku bahagia
saat aku tertawa
saat aku mendapatkan nikmat yang berlimpah
saat itu aku melupakan Mu
saat itu pula aku tak ucapkan syukur pada Mu
Tuhan, aku merasa hina atas semua yang ku lakukan
Tuhan, aku merasa sanggat berdosa atas semua yang ku perbuat
Tuhan, aku t'lah lupa pada Mu saat aku mendapatkan bahagia ku
namun Tuhan, Kau tak pernah marah
Kau selalu mengampuni semua dosa yang telah ku perbuat
Tuhan, aku cinta pada Mu
* dedicated for my lovely mom n' my father that always give me a support n' always remember me to pray to God *
^^,
Friday, August 14, 2009
First I feel it
Awalnya cinta terasa dalam hati
Aku tak menyadarinya
Aku hanya menganggapnya biasa
Namun, ada apa dengan perasaan ku ?
Mengapa dada ini rasanya sakit sekali saat dia memperhatikan yang lain
Mengapa dada ini rasanya meluap- luap saat berbincang dengannya
Mengapa aliran darah ku melaju kencang saat bersamanya
Mengapa jantung ini berdebar kencang saat kulit ini saling bersentuhan
Tuhan, rasa apa ini ?
Aku tak mau mengartikan ini cinta
Aku tak mau terburu- buru menafsirkan ini sayang
Namun, diri makin bergejolak saat melihatnya dengan yang lain
Tuhan, lagi- lagi aku bingung dengan perasaan ini
Apa yang sebenarnya aku rasa ini Tuhan ?
Apa ini cinta?
Namun aku baru mengenalnya
Apa ini sayang ?
Namun aku belum memahaminya
Apa ini ...
Entahlah ....
Aku tiba- tiba takut menafsirkan perasaan ini
Aku takut keliru
Aku takut ini semu
Aku takut hanya aku yang merasakan ini
Aku takut ini hanya perasaan sementara
Aku takut ...
Aku tak menyadarinya
Aku hanya menganggapnya biasa
Namun, ada apa dengan perasaan ku ?
Mengapa dada ini rasanya sakit sekali saat dia memperhatikan yang lain
Mengapa dada ini rasanya meluap- luap saat berbincang dengannya
Mengapa aliran darah ku melaju kencang saat bersamanya
Mengapa jantung ini berdebar kencang saat kulit ini saling bersentuhan
Tuhan, rasa apa ini ?
Aku tak mau mengartikan ini cinta
Aku tak mau terburu- buru menafsirkan ini sayang
Namun, diri makin bergejolak saat melihatnya dengan yang lain
Tuhan, lagi- lagi aku bingung dengan perasaan ini
Apa yang sebenarnya aku rasa ini Tuhan ?
Apa ini cinta?
Namun aku baru mengenalnya
Apa ini sayang ?
Namun aku belum memahaminya
Apa ini ...
Entahlah ....
Aku tiba- tiba takut menafsirkan perasaan ini
Aku takut keliru
Aku takut ini semu
Aku takut hanya aku yang merasakan ini
Aku takut ini hanya perasaan sementara
Aku takut ...
Subscribe to:
Posts (Atom)